7 Sumber Zat Besi Untuk Anak yang Berasal Dari Makanan

Pemenuhan zat besi bagi anak, sangat penting di masa tumbuh kembangnya. Selain untuk memenuhi kebutuhan hemoglobinnya yang berdampak pada kebutuhan oksigen, juga untuk mencegah gangguan kognitif dan fisik. Sumber zat besi untuk anak bisa dipenuhi melalui makanan yang mengandung zat besi. Dan setiap takaran zat besi ini berbeda-beda, tergantung pada usianya.

 

Berdasarkan pada rekomendasi Kementerian Kesehatan pada tahun 2019 lalu, kebutuhan zat besi untuk setiap anak adalah sebagai berikut:

  • Usia 1 – 3 tahun 7 mg
  • Usia 4 – 6 tahun 10 mg
  • Usia 7 – 9 tahun 10 mg
  • Remaja 15 mg
  • Pria dewasa 24 mg
  • Wanita dewasa 25 mg
  • Ibu hamil dan menyusui 27 mg

Sumber Zat Besi Untuk Anak

Ada beberapa jenis makanan yang bisa menjadi sumber zat besi untuk anak di masa tumbuh kembangnya. Mulai dari daging, buah, hingga sayur-sayuran.

 

Adapun beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi antara lain:

Daging merah

Salah satu sumber makanan yang mengandung zat besi terbaik adalah daging merah. Di dalam setiap 100 gram daging merah, bisa kamu temukan 2 mg zat besi.

 

Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian.

 

Meski begitu, hindari untuk mengkonsumsi daging merah secara berlebihan. Karena dapat menyebabkan penyakit baru dalam tubuh.

Jeroan

Jeroan seperti hati, otak, jantung dan ginjal, juga mengandung zat besi yang tinggi. Sangat baik dikonsumsi saat kamu kekurangan zat besi. Entah disebabkan oleh penyakit atau memang kebutuhannya tidak tercukupi.

 

Hanya saja, jangan memakannya terlalu berlebihan. Karena jeroan ini bisa menyebabkan kolesterol dalam tubuh. Anda tentu tidak ingin menampung penyakit kolesterol dalam tubuh anak sedari kecil, bukan?

Sayur hijau

Jika Anda ingin memenuhi kebutuhan zat besi melalui sayur-sayuran, pilihlah sayur yang berwarna hijau. Ada banyak sayur yang bisa Anda konsumsi untuk memenuhi nutrisi yang satu ini. Contohnya saja brokoli, bayam, sawi dan kale.

 

Selain itu, Anda juga bisa menemukan kandungan zat besi pada sayuran seperti kol, tauge, jamur dan tomat.

Seafood

Bagi Anda penggemar hidangan laut, jangan lewatkan untuk mendapatkan kandungan zat besi pada beberapa jenis seafood ini. Sebut saja tiram, kerang dan ikan sarden.

 

Sama seperti halnya jeroan, Anda juga tidak boleh mengkonsumsi seafood terlalu berlebihan. Karena dapat menyebabkan terjadinya kolesterol.

 

Selain itu, bagi Anda yang memiliki alergi tersendiri pada beberapa jenis seafood, ada baiknya untuk menghindari makanan ini.

Tahu

Makanan yang memiliki bahan dasar kedelai ini, ternyata juga kaya akan zat besi. Untuk setiap 126 gram tahu, Anda akan mendapatkan sekitar 3,4 mg zat besi di dalamnya.

Biji labu

Jika Anda membeli labu, sebaiknya bijinya jangan buru-buru untuk dibuang. Karena biji labu ternyata memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi.

 

Untuk setiap 1 ons biji labu mentah, akan kamu temukan sekitar 2,7 mg zat besi.

 

Untuk mendapatkan kandungan biji labu yang sehat, sebaiknya masak dengan cara dikukus atau direbus. Agar saat disantap menjadi cemilan sehat.

Kacang-kacangan

Ada beberapa jenis kacang-kacangan yang kaya akan zat besi. Seperti kacang polong dan kacang kedelai.

 

Namun jika Anda ingin lebih mengoptimalkan penyerapan zat besi pada tubuh melalui kacang-kacangan, sebaiknya imbangi dengan makanan yang mengandung vitamin C tinggi.

 

Demikian 7 macam sumber zat besi untuk anak yang bisa didapatkan melalui makanan. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi yang tepat, sebaiknya diperhatikan takarannya. Dan tidak ada salahnya juga untuk mengkonsultasikannya dengan dokter ahli gizi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *