Usul Kompetisi Dipusatkan di Jawa Arema FC Setuju Liga 1 2020 Dilanjutkan

AremaFC menjadi satu dari beberapa klub Liga 1 yang menyetujui Liga12020 dilanjutkan. Namun, Arema FC menekankan beberapa syarat khusus, seperti protokol kesehatan secara ketat sebelum laga. Tak hanya itu GeneralManagerAremaFC RuddyWidodo juga usulkankompetisiLiga12020dipusatkandiPulau Jawa.

Hal ini diungkap RuddyWidodo menjadi solusi pertimbangan kelanjutan kompetisi pada masa newnormal. Ruddy Widodo berpendapat karena mayoritas kontestan Liga12020 bertempat di PulauJawa. Terdapat empat tim Liga12020 yang bermarkas di luar PulauJawa.

Itu pun jumlahnya berkurang menjadi empat klub karena Persipura Jayapura sudah mengungsi sejak musim 2019 digulirkan. Dia mengusulkan gagasan agar empat tim yang tersisa memindahkan home base mereka ke PulauJawa. Apalagi dia melihat banyak fasilitas stadion yang bisa dimaksimalkan.

"Di Jawa Barat dan DKI Jakarta itu banyak sekali stadion yang tidak digunakan. Di Bandung ada dua, di sekitar Jakarta, Karawang kan juga banyak," kata RuddyWidodo. "Seperti contoh Persipura itu, dia mungkin akan lebih hemat bermarkas di Jawa, karena sebagian besar lawan mereka kan ada di Jawa," tutur dia.

Selanjutnya, untuk masalah transportasi, Ruddy menyarankan menggunakan jalur darat atau menggunakan bus. Ruddy Widodo berpendapat bepergian dengan bus lebih ideal ketimbang berlama lama di ruang publik seperti di bandara. Seperti yang dikhawatirkan oleh mayoritas klub lain, semuanya tinggal menyesuaikan dengan protokoler kesehatan di lapangan.

Selain itu, dia melihat jalur tranportasi darat juga sudah sangat memadai dengan rampungnya pembangunan tol trans jawa. Tim juga tetap aman karena banyak perusahaan bus yang memiliki armada kelas atas. Agar semakin nyaman, RuddyWidodo juga memiliki ide agar tim tim luar Jawa ini mendapatkan hak komersial yang lebih banyak, sebagai kompensasi biaya hidup yang dikeluarkan dalam perjalanan.

"Tetapi stimulusnya juga harus dilebihkan dari tim tim asal Jawa asli. Untuk biaya latihan, biaya tinggal di sini jumlahnya bisa disesuaikan," ujar Ruddy. Dia sudah menyampaikan pendapat ini saat rapat virtual bersama PSSI 27 Mei lalu. Namun, dia tidak yakin idenya tersebut bisa diterima oleh klub klub lain, terlebih usulan melanjutkan kompetisi Liga12020 menjadi suara minoritas.

Menanggapi pola newnormal yang segera berlaku, RuddyWidodo pun juga beri tanggapan tentang pola baru tersebut. Beberapa pihak menggangap langkah pemerintah ini terlalu dini untuk diambil. Mengingat penyebaanCovid 19 masih masif di masyarakat.

Pandangan lain diungkapkan oleh GeneralManagerAremaFC, RuddyWidodo. Menurutnya langkah newnormal dari pemerintah ini adalah bagian dari adaptasi manusia dalam menghadapi penyakit menular. Pria asal Madiun ini teringat dengan kondisi serupa yang dialami oleh sang ibu yang mengidap penyakit kanker.

Singkat cerita, Ibu Ruddy yang harus menjalani operasi dan kemoterapi tak kunjung mendapat kesembuhan. Akhirnya keluarga memilih untuk berdamai dengan penyakit kanker dan memilih pengobatan herbal. “Saya teringat pengalaman pribadi, tahun 2008 ibu saya di vonis kanker stadium 1. Kami semua shock. Waktu itu usia ibu saya 60 tahun lebih,” kata Ruddy.

“Jadi sampai hari ini kanker dalam tubuh ibu saya masih stadium 1 tidak bisa berkembang tapi juga tidak bisa hilang,“ “Jadi sebelum Pak Jokowi ngomong bagaimana hidup berdampingan dengan covid 19 itu saya sudah punya bagaimana hidup berdampingan dengan kanker,” jelasnya menambahkan. Contoh penyakit kanker yang diungkapkan oleh GM AremaFC ini menjadi tolak ukurnya untuk menghadapi situasi pandemi saat ini.

Menurut RuddyWidodo langkah yang sama memang harus dilakukan untuk melawan wabah Covid 19. Tata normal baru dengan tertib menjalankan perilaku hidup sehat adalah syarat mutlak untuk hidup berdamai dengan virus Covid 19. “Sampai saat ini vaksin untuk Covid 19 masih belum ditemukan, lantas apakah kita harus menunggu hingga waktu yang tidak jelas?"

"Kan tidak boleh begitu. Kita harus kembali ke normal tapi dengan pola hidup yang baru dengan menjaga kebersihan dan protokoler kesehatan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *