Usai Kang Komar, Pemeran Gobang Ungkap Alasan Tak Main Preman Pensiun 4, Ini Kesibukannya Sekarang

Selain Kang Komar (Matt Drajat), salah satu karakter yang tak muncul di Preman Pensiun 4 adalah Kang Gobang. Sebelumnya Kang Komar sudah mengungkapkan alasannya tak main di Preman Pensiun 4. Banyak penonton yang mencari Kang Gobang yang diperankan oleh Muhammad Jamasari ini.

Sebelumnya, Kang Gobang dikenal sebagai penguasa terminal. Ia memiliki anak buah, antara lain Cecep dan Bohim. Kang Gobang juga dikenal dekat dengan Kang Mus (Epy Kusnandar).

Setiap mengambil keputusan soal anak buah, tak jarang Kang Mus meminta saran kepada Kang Gobang. Penampilannya di Preman Pensiun cukup disegani oleh anak buah Kang Mus. Sebelum Preman Pensiun 4 tayang, Kang Gobang sebetulnya sempat muncul di Preman Pensiun The Movie.

Ia bahkan menjadi inti cerita film garapan Aris Nugraha itu. Di mana Kang Gobang berkonflik dengan Dikdik (Andra Manihot), rekannya sendiri. Keduanya lantas mengalami insiden, hingga membuat Kang Gobang berpikiran pendek.

Cerita di film Preman Pensiun ini disinyalir menjadi alasan Kang Gobang tak lagi muncul sebagai karakter di musim keempat. Lantas benarkah hanya itu alasannya? Andra Manihot pun langsung menanyakan kepada Muhammad Jamasari yang kini tinggal di Sukabumi.

Pertemuan itu sekaligus ajang silaturahmi mereka setelah syuting film Preman Pensiun. "Nah, Kang Gobang banyak yang nyanyain nih. Kenapa Kang Gobang dan Dikdik tidak ikut di Preman Pensiun 4?" tanya Andra. Mendengar pertanyaan Dikdik itu, Muhammad Jamasari sendiri juga bingung.

"Sampai sekarang saya bingung, ngejawabnya gimana," jawab pemeran Gobang. Tapi menurutnya, itu karena alasan dari sutradara Aris Nugraha. Ia sudah sempat diberi kesempatan untuk memainkan karakter Gobang di Preman Pensiun, kini aktor lain yang mendapat kesempatan itu.

Lebih lanjut, pria berambut gondrong itu tak ingin berpikiran negatif. Dia, bagaimanapun caranya, harus berpikiran positif. Pasalnya, jika berpikiran negatif terus bakal susah rezeki.

"Jadi kata Kang Dikdik, tebihan piomongeun, caketan piduiteun (jauhi yang bakal membuat obrolan negatif, dekati ladang rezeki). Sebisa mungkin, masalah besar kita perkecil. Masalah kecil kita hilangkan," ujarnya. Muhammad Jamasari tak memungkiri rasa kecewa sempat dirasakannya lantaran tak bermain di Preman Pensiun. Menurutnya, itu hal manusiawi. Kendati demikian, dia mengaku bersyukur beberapa waktu yang lalu dia sudah diberikan kesempatan untuk bermain di Preman Pensiun layar lebar.

"Mungkin Pak Aris, sutradara juga (saat ini) lebih senang naikin orang baru, makanya dari situ kita sadar diri berarti ini kesempatan orang (baru) buat berkarya," katanya. Muhammad Jamasari berpesan, bagi pemain yang baru bergabung di PP4, agar menjaga nama baik Preman Pensiun. Menurutnya, Preman Pensiun adalah milik bersama dan sudah membesarkan dirinya dan rekan rekannya yang lain.

"Soalnya kita besar di sini, mudah mudahan intinya dari kita mah jalani, tekuni, syukuri. Bersyukurlah intinya," ujarnya. Lantas apa kesibukan Muhammad Jamasari sekarang? Muhammad Jamasari bercerita kepada Andra, karena ini sedang masa pandemi, dia pun harus berada di rumah saja.

Selain itu, dia juga mengaku sedang membayar utang waktu kepada keluarganya. Selama di rumah, Muhammad Jamasari telah membenahi tempat tinggalnya, seperti membuat taman dan membuat kolam agar semakin betah selama di rumah saja. Bukan rahasia lagi, Muhammad Jamasari memiliki masa lalu yang cukup kelam sebagai preman.

Dia pernah akrab dengan dunia hitam. Hingga kemudian berpulangnya sang ayah membuat dia berpikir untuk meninggalkan dunia hitam. Sejak saat itu, dia bertekad untuk mengubah dirinya.

Beruntung ketika sedang memantapkan hati untuk perbaiki diri, di saat saat itu ia mendapat tawaran untuk bermain sinetron Preman Pensiun. Muhammad Jamasari tak berpikir panjang untuk menerima tawaran tersebut. Kini wajah Jamasari mulai dikenal, seiring suksesnya sinetron dan dilm Preman Pensiun.

Bagi pemeran Gobang ini, sinetron Preman Pensiun banyak mengajarkan tentang arti kehidupan. Dirinya juga bersyukur bisa dipertemukan dengan mantan preman yang memilih untuk berubah bersama di Preman Pensiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *