TRIBUNNEWSWIKI – Mengenal Gejala & Pencegahan Cerebral Palsy

<div ><div id='Informasi'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> Cerebral palsy adalah kelainan gerakan, tonus otot, ataupun postur yang disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum matang dan berkembang, paling sering sebelum kelahiran. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan perkembangan otak, yang biasanya terjadi saat anak masih di dalam kandungan.

Pada anak yang terkena cerebral palsy, dapat timbul sejumlah gejala berikut ini: <div ><div id='Penyebab'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> Telah dijelaskan di atas bahwa cerebral palsy adalah salah satu penyebab paling umum dari kecacatan yang terjadi pada anak anak.

Biasanya, adanya kelainan ini pada anak dapat terdeteksi saat anak mulai berusia 3 tahun. Penyebab cerebral palsy adalah cedera otak atau masalah yang terjadi selama kehamilan, kelahiran atau dalam usia 2–3 tahun kehidupan seorang anak. Berikut penyebab cerebral palsy lainnya:

<div ><div id='FaktorRisiko'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> Ada banyak faktor risiko yang meningkatkan risiko cerebral palsy, seperti: <div ><div id='PencegahandanPengobatan'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div>

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu pencegahan cerebral palsy atau terjadinya kelainan perkembangan otak ini pada anak anak untuk meminimalkan risiko mendapatkan cedera otak, yaitu : Cerebral palsy adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan, tapi gejala dan cacat dapat dibantu dengan terapi fisik, terapi okupasi, konseling psikologi, dan operasi. Terapi fisik membantu anak mengembangkan otot yang lebih kuat dan bekerja dengan keahlian, seperti berjalan, duduk, dan keseimbangan.

Alat tertentu, misalnya penyangga logam untuk kaki, atau pembebat, mungkin juga bermanfaat bagi anak. Dengan terapi okupasi, anak mengembangkan kemampuan motorik yang baik, misalnya untuk memakai baju, makan, dan menulis. Terapi bicara dan bahasa membantu anak dengan kemampuan berbicara.

Anak dan keluarga dibantu dengan pendukung, pendidikan khusus, dan servis yang terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *