Temuan Survei Indikator Politik Dinilai Bukti Langkah & Kebijakan Jokowi Sudah Tepat

Mayoritas publik atau sekitar 60,2 persen sangat puas dengan langkah langkah yang dilakukan pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran Covid 19. Survei ini bertemakan "Perubahan Opini Publik Terhadap Covid 19; Dari Dimensi Kesehatan ke Ekonomi." Kata Burhanuddin, survei ini dilakukan pada 13 16 Juli 2020.

Survei menggunakan kontak telepon sebab masih dalam situasi pembatasan sosial yang luas diterapkan di hampir seluruh wilayah nusantara. Sampel sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020. Burhan mengatakan bahwa sebanyak 206.983 responden yang terdistribusi secara acak di seluruh nusantara pernah diwawancarai secara tatap muka langsung dalam rentang 2 tahun terakhir.

Secara rata rata, sekitar 70 persen di antaranya memiliki nomor telpon. "Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelpon sebanyak 5.872 data, dan yang berhasil diwawancarai dalam durasi survei yaitu sebanyak 1.200 responden," jelas Burhan. Berdasarkan survei tersebut, sambung Burhan, kepuasan publik dengan langkah langkah pemerintah dalam pencegahan penyebaran corona sedikit meningkat.

Sementara itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden dalam mengatasi pandemi masih cukup tinggi. Burhan juga mengatakan bahwa kepuasan terhadap kerja Jokowi sekitar 65,1 persen. Tren kepuasan ini tampak cukup stabil dibanding dua bulan lalu, meski tampak sedikit turun dalam setahun terakhir. Kemudian, sambungnya, persepsi terhadap kondisi ekonomi dalam dua bulan terakhir perlahan cenderung membaik. Kondisi ekonomi rumah tangga juga tampak membaik.

"Yang menilai membaik secara perlahan tampak meningkat. Pendapatan juga menunjukkan sedikit perbaikan, ada sedikit yang pendapatannya mulai pulih. Ini harus diapresiasi dari Jokowi dalam memulihkan ekonomi di tengah Covid 19," jelas Burhan. Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait mengapresiasi temuan survei ini. "Ini merupakan fakta bahwa dalam hal pemulihan ekonomi nasional Jokowi selalu berpikir komprehensif dan selalu bervisi jauh ke depan," ujar Maruarar.

Termasuk dalam memilih Menteri BUMN Erick Tohir dalam memimpin Komite Pemulihan Ekonomi. Maruarar juga menilai langkah Presiden Joko Widodo dalam refocusing dan realokasi anggaran sudah sangat tepat. Termasuk juga dengan menerbitkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.

"Langkah langkah Pak Jokowi terbukti dipercaya publik. Ini menunjukkan bahwa langkah kebijakan itu sudah sesuai dengan aspirasi mayoritas rakyat," tegas Maruarar. Hal senada disampaikan Ketua Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Sukron. Sukron mengatakan bahwa dalam menghadapi Covid 19 ini tidak ada negara yang benar benar siap.

Semua mencari solusi atas persoalan baru ini. Beruntung Indonesia berada di bawah kepimpinan Jokowi. "Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo mampu menekan angka penyebaran dibanding negara lain. Dalam hal ekonomi, Indonesia juga mampu bertahan. Kita tahu Jerman, Libanon, dan bahkan Singapura pun mengalami resesi," jelas Sukron. Sukron menambahkan bahwa bahwa koordinasi menteri di bawah Menteri Koordiantor Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy juga berhasil memecah kebekuan.

"Meski pada mulanya ada masalah koordinasi, namun semakin kesini semakin baik. Artinya kepemimpian Jokowi juga sangat efektif," demikian Sukron.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *