Sebuah Penelitian Ungkap Alasan Mengapa Kita Tidak Bisa Melupakan Lagu yang Didengar saat Remaja

Banyak dari kita menyadari bahwa musik yang kita dengarkan saat remaja memiliki dampak yang kuat ketika kita tumbuh dewasa. Meskipun lagu lagu ini dianggap "tua" sekarang, entah bagaimana lagu itu masih membekas di diri kita karena lagu itu membantu kita melalui pengalaman yang dilalui masa remaja. Dilansir World of Buzz, menurut penelitian di Inggris, musik yang kita dengarkan antara usia 10 hingga 30 tahun bisa memberi kita kenangan yang bertahan selamanya.

Dalam penelitian yang diterbitkan Quarterly Journal of Experimental Psychology, tim dari University of Westminster dan City University of London menggunakan data dari program radio terpanjang di Inggris, BBC Island 4 "Desert Islands Discs." Progam itu menanyakan kepada tokoh tokoh terkenal mana 8 lagu yang akan mereka bawa jika mereka terdampar sendirian di pulau terpencil. 80 tamu "Desert Islands Discs" menunjukkan bahwa mereka lebih cenderung memilih musik yang penting bagi mereka.

17 persen mengatakan mereka memilih lagu itu karena mengingatkan mereka pada hubungan dengan orang tertentu, seperti orang tua, pasangan atau teman. Sementara 16,2 persen mengatakan bahwa musik itu mengingatkan mereka akan masa kecil mereka, dan mungkin merupakan rekaman ingatan mereka saat bermain. Alasan paling umum ketiga, diberikan oleh 12,9 persen koresponden, adalah bahwa lagu tersebut mengingatkan mereka akan momen yang mengubah hidup.

Para peneliti menggunakan Bruce Springsteen sebagai contoh. Ia mengatakan bahwa “I Want To Hold Your Hand” oleh The Beatles telah mengilhami dia untuk bermain gitar dan membuat sebuah band. Lebih dari setengah lagu yang dipilih oleh para koresponden juga penting bagi mereka pada saat mereka berusia antara sepuluh dan usia 30 tahun.

Para peneliti mengatakan periode ini umumnya dikenal sebagai ‘reminiscence bump’, meskipun mereka lebih suka menganggapnya sebagai "periode yang menentukan identitas diri." Sebab, masa itu adalah masa ketika kita mengembangkan perasaan kita tentang siapa diri kita. Ini juga masa di mana musik menghubungkan mereka dengan orang orang penting, tempat, dan momen yang memberi kita kenangan jangka panjang.

Profesor Catherine Loveday, Ahli Saraf di Universitas Westminster dan Peneliti Utama, mengomentari temuan itu dengan mengatakan: "Para tamu radio sering memilih lagu karena terkait dengan kenangan penting yang terjadi selama masa remaja." "Hal itu memperluas temuan sebelumnya dengan menunjukkan bahwa musik dari masa ini memiliki makna tertentu, terutama karena itu berkaitan dengan ingatan dari periode perkembangan yang sangat penting dari kehidupan kita."

"Tidak seperti penelitian sebelumnya, penelitian ini menunjukkan bahwa kerikatan kepada lagu terjadi dalam pengaturan yang naturalistik, di mana orang tidak dibatasi oleh pengaturan eksperimental dan memiliki kendali bebas sepenuhnya pada pilihan musik mereka sendiri."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *