Penyebar Video Syur Mirip Gisel & Jessica Iskandar Dilaporkan Sang Artis Bakal Diperiksa

Video syur mirip Gisella Anastasisa alias Gisel dan Jessica Iskandar masuk ranah hukum. Karena dianggap meresahkan, penyebarnya dilaporkan ke polisi. Seperti diketahui, beberapa hari belakangan dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video asusila mirip artis. Berawal dari video syur milik Gisel. Lalu publik dikejutkan lagi dengan beredarnya video asusila mirip Jessica Iskandar alias Jedar.

Peredaran video di media sosial sejak akhir pekan lalu dianggap meresahkan. Lalu ada dua orang melaporkan akun akun sosial media yang menyebarkan video syur mirip Gisella Anastasia. Mereka merasa video tersebut meresahkan masyarakat sehingga meminta kepolisian menindak para penyebar video syur tersebut.

Pihak kepolisian langsung mencari dan menindak akun akun yang diduga menyebarkan video syur mirip Gisella Anastasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengonfirmasi sudah ada laporan yang diterima terkait video syur mirip Gisel. Kasus ini dilaporkan oleh dua orang dalam waktu yang berbeda.

Keduanya melaporkan akun akun yang menyebarkan video syur tersebut. "Pelaporan sudah ada dua pelaporan tentang beredarnya video asusila yang mirip saudari G publik figur yang ada," ujar Yusri Yunus saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (9/11/2020). "Ada dua laporan polisi masuk tanggal 7 kemarin inisial pelapor FG kemudian tgl 8 ada saudara P," bebernya.

Terkait video syur yang disebut sebut mirip dengan Gisella Anastasi, Yusri Yunus mengatakan bahwa saat ini Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan Kominfo untuk menyelidiki hal tersebut. "Ya kami tetep patroli cyber tetap jalan," katanya. "Kami akan terus melihat dan berkordinasi dengan kominfo tentang hal ini kalo akun akun itu meresahkan masyarakat apalagi asusila kita akan usulkan (ditindak) karena itu kewenangan Kominfo," bebernya.

Salah satu pelapor sudah melaporkan lima akun yang diduga menyebarkan video syur tersebut. Kabid Humas Poda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus juga mengaku pihak kepolisian sudah menyelidiki ke lima akun tersenut "Ya yang FG melaporkan 5 akun sebagai terlapor kemudian sudah kami selidiki dan ditangani penyelidik cyber krimsus Polda Metro Jaya," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Seni (9/11/2020).

"Rencana, karena masih masuk penyelidikan. Rencana pelapor dan saksi saksi akan kita klarifikasi untuk diminta keterangannya," bebernya. Yusri mengatakan dua dari lima akun yang dilaporlan sudah menutup akun mereka. Namun jejak digitalnya masih bisa dilacak pihak kepolisian. "FG hari ini kita panggil dan membawa bukti bukti yang ada. Kita sudah cek 5 akun ini 2 sudah di tutup tapi jejak digital itu tidak akan pernah hilang tetap kita lakukan pendalaman," terang Yusri.

Pihak Polda Metro Jaya mencoba untuk mengundang beberapa ahli untuk menilai dan menyelidiki akun akun tersebut. "Nanti kita coba undang beberapa ahli yang lain kalau sudah lengkap nanti kita gelar perkara apakah tersangka akan dikenakan pasal 27 jo 45 di uu ITE atau pasal 8 jo 34 UU pornografi itu akan kita gelarkan nanti kita tunggu saja," beber Yusri. Video syur mirip Gisella Anastasi yang tersebar di sosial media dianggap beberapa pihak bisa meresahkan. Oleh karena itu beberapa akun yang menyebarkan dilaporkan ke Krimsus Polda Metro Jaya beberapa hari lalu.

Masih dari keterangan Kabis Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan adanya laporan terkait video syur mirip Jessica Iskandar. Yusri Yunus mengatakan bahwa pelapor penyebadan video syur mirip Jessica Iskandar adalah orang yang sama dengan pelapor video mirip Gisella Anastasia. "Kalau yang mirip saudari JI betul sudah ada laporannya kemarin sore. Ada laporan polisi ke sini yang melaporkan sama dengan yg melaporkan saudari G," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020).

"Melapor ke sini karena baru kemarin sore sehingga ini kita akan seldiiki dulu nanti gimana perkembangannya saya akan sampaikan," terangnya. Terkait pelaku dalam video mirip Gisella Anastasi dan Jessica Iskandar, polisi masih akan terus menyelidiki dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. "Nantinya sambil berjalan kita melihat karena ada asas praduga tak bersalah," tutur Yusri Yunus.

"Ini kan masih penyelidikan. Kita coba inikan terhasal terlapor dulu nanti apa iya bisa saja kalau unsur unsurnya masuk ke UU pornografi," jelasnya. Belum reda kehebohan video syur mirip Gisella Anastasi, tersebar juga sebuah video syur mirip Jessica Iskandar di sosial media Twitter. Namun sebagian besar warganet mengatakan tidak ada kemiripan antara pemeran video syur tersebut dengan Jessica Iskandar.

Polda Metro Jaya membuka kemungkinan memanggil artis Gisella Anastasia alias Gisel terkait peredaran video asusila miripnya di media sosial. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan memanggil Gisel setelah bukti dirasakan cukup untuk memastikan kebenaran video tersebut. "Apakah yang hampir mirip itu dipanggil, nanti sambil berjalan. Kan ini kami masih penyelidikan dulu. Kita mengumpulkan bukti bukti, keterangan keterangan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Polda Metro Mulai Selidiki Beredarnya Video Asusila Mirip Gisella Anastasia Lebih lanjut, Yusri menyampaikan pihaknya juga akan memanggil ahli untuk menganalisa kasus tersebut. Ahli yang dihadirkan berasal dari ahli bahasa hingga ITE.

"Termasuk nanti juga ada ahli bahasa dan ITE yang akan kita panggil. Kami klarifikasi, kalau sudah lengkap baru nanti kami gelar perkara, apakah memang nanti masuk penyidikan sesuai unsur unsur persangkaannya. Nanti kita tunggu saja. Karena ini kan baru," pungkasnya. Salah seorang pelapor video syur mirip artis adalah advokat Pitra Romadoni Nasution. Pitra menyebut belum dapat membocorkan akun mana saja yang dilaporkan olehnya.

"Untuk saat ini untuk menghormati azas praduga tak bersalah, untuk nama nama terlapor saya rahasiakan terlebih dahulu. Yang penting permasalahan ini saya sudah berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya itu bersifat serius itu," kata Pitra saat dihubungi, Senin (9/11/2020). Pitra berujar belum bisa berbicara banyak lantaran khawatir akun tersebut bakal menghilangkan barang bukti. "Yang penting dia dari media sosial, saya belum bisa menjabarkan di media sosial apa saja, karena sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, ditakutkan nanti terlapor ini menghilangkan barang bukti, seperti itu," ujar Pitra.

Hanya saja, Pitra menduga lima akun ini merupakan akun asli dan dimiliki oleh anak remaja. Pitra Romadoni (jas merah) di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo) "Kalau sejauh ini saya lihat dia akun ril ya, menggunakan nama orang yang jelas, kebanyakan itu anak anak remaja," ucap Pitra.

"Iya rata rata remaja, sementara itu, satu lagi sekitaran, kalau lihat wajahnya sekitar umurnya itu 20 an ke atas," kata Pitra lagi. Kemudian, Pitra mengungkapkan alasannya melaporkan lima akun media sosial tersebut. Hal itu lantaran secara terang terangan menyebarkan video syur tersebut.

"Lima akun ini sangat krusial sekali, di mana menyebarkannya tanpa ada sensor, ataupun tanpa adanya emot. Dia langsung menunjukan tubuh ketelanjangan, dan video video yang durasinya ada 19 detik, lengkap dengan keseluruhan tubuh ketelanjangan tersebut diperlihatkan," ucap Pitra lagi. Sementara itu, Gisel yang namanya dikaitkan dengan video syur tersebut sempat mengaku sedih karena ini adalah kali kedua. Selain itu, Gisel sedih membayangkan saat putrinya, Gempita Nora Marten, tahu atau membaca perihal berita tentang ibunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *