Pengembalian Formulir Calon Ketum PBSI Ditutup Senin Depan Pukul 17.00 kata Edi Sukarno

– Ketua tim penjaringan bakal calon Ketua Umum PP PBSI periode 2020 2024, Edi Sukarno mengatakan hari ini sudah memasuki tahap pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum PP PBSI. Pengembalian formulir yang dimulai hari ini, Kamis (22/10/2020) hingga dibatasi pada tanggal 26 Oktober 2020 pukul 17.00 WIB. Di hari pertama pengembalian formulir pendaftaran ini, Edi Sukarno mengatakan masih belum ada bakal calon yang menyerahkan berkas berkas pendaftaran kepada pihaknya.

Edi Sukarno memperkirakan bakal calon yang akan mengembalikan berkas formulir pendaftaran sejauh ini ada dua orang saja yakni Ketua Bada Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Agung Firman Sampurna dan Ketua Pengprov PBSI Banten, Ari Wibowo. Meski demikian, tak menutup kemungkinan bakal ada calon calon lainnya yang bisa saja ikut mengembalikan formulir pendaftaran, menginginat formulir pendaftaran sudah ada contohnya. “Kalau pengambilan formulir itu sebenarnya tidak harus, karena kami sudah sebarkan sejak tahun 2018 ada contoh contohnya, ada lampiran satu sampai lampiran lima. Jadi tidak masalah makanya kami tinggal nunggu siapa saja sih yang besok mengembalikan berkas,” kata Edi.

“Jadi bisa saja ada yang datang lagi, tapi kan tergantung lolos atau tidak itu persoalan lain, ada persyaratannya,” “Tapi yang jelas sejauh ini perkiraan cuma dua saja, Pak Agung dan Pak Ari. Saya juga tahu itu dari Medsos, dari pemberitaan. Ini kami tunggu pengembalian sampai tanggal 26 sore,” jelasnya. Untuk persyaratan pendaftaran bakal calon Ketum PP PBSI Edi sebelumnya telah menjabarkannya yakni

Menyerahkan surat pernyataan kesiapan mentaati AD/ART PBSI. Menyerahkan surat pernyataan tidak sedang menjabat sebagai pengurus organisasi cabang olahraga lain. Mereka yang tengah menjabat sebagai pengurus organisasi bulutangkis masih diperbolehkan untuk mencalonkan diri. Misalnya, Ketua Pengprov PBSI sebuah provinsi ingin maju sebagai bakal calon ketua umum, ini tetap diperbolehkan.

Menyerahkan surat pernyataan tidak sedang menjabat sebagai pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di semua tingkatan dan Menyerahkan minimal 10 surat dukungan dari 10 pengprov yang sah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *