Gibran Perlu Diberi Tantangan Achmad Purnomo Mundur Jangan Dibuat Menang Mudah Ketua DPD PSI Solo

Achmad Purnomo telah melayangkan surat mundur secara resmi sebagai bakal calon wali kota yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilkada Solo 2020. Surat tersebut telah diterima Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. Namun sampai saat ini belum ada keputusan terkait itu.

Achmad Purnomo memilih mundur lantaran Pilkada Serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Itu membuatnya tidak sampai hati apabila memikirkan Pilkada di tengah pandemi Corona yang belum reda. Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, Antonius Yoga Prabowo angkat bicara terkait langkah yang diambil Purnomo.

Menurutnya, Purnomo telah memikirkan secara matang dan mengkalkulasi keputusan tersebut. Dikatakan, mundurnya Purnomo membuat tantangan yang dihadapi bakal calon lain, termasuk Gibran Rakabuming Raka kurang besar. Apalagi, Gibran dan Purnomo tengah sama sama menunggu keputusan rekomendasi PDIP sampai detik ini.

"Anak muda itu perlu diberi tantangan, jangan dibuat menang mudah," ucap dia. "Pak Purnomo mundur kemudian PDIP enak menjatuhkan rekomendasi ke Mas Gibran, itu tantangan kurang besar," tuturnya. Yoga menerangkan beberapa kemungkinan mengiringi langkah mundur yang diambil Purnomo menyusul penetapan waktu penyelenggaraan Pilkada serentak.

Komunikasi dengan partai lain menjadi satu diantara banyak kemungkinan tersebut. "Saya belum menyimpulkan karena politik masih cair, mungkin mundur kemudian berkomunikasi dengan partai lain bisa saja, bisa lompat partai dengan mengusung beberapa partai di parlemen," tutur dia. "Syaratnya sembilan kursi, apapun itu, tentu menggembirakan untuk dinamika politik di Kota Solo," jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *