Gaetano Paolillo Ungkap Rahasia Kepindahan Kaka dari AC Milan ke Real Madrid

Gaetano Paolillo yang merupakan agen dari Ricardo Kaka mengungkapkan rahasia kepindahan pemainnnya dari AC Milan ke Real Madrid. Rahasia yang dimaksud oleh sang agen adalah keterpaksaan Kaka untuk pindah ke publik Santiago Bernabeu. Sejatinya, Ricardo Kaka tak memiliki keinginan untuk meninggalkan AC Milan dan publik San Siro di tahun 2009 silam.

Diakui oleh sang agen, bahwa keputusan untuk menjual Ricardo Kaka kala itu merupakan murni keinginan dari klub sendiri. "Sejujurnya, Kaka tidak ingin meninggalkan AC Milan ," ujar Paolillo kepada Milan News. "Saat itu ia baik baik saja bermain bagi AC Milan."

"Namun klub menjualnya, dan saat itu Real Madrid merupakan solusi yang tepat bagi kerier sang pemain,' ucapnya menambahkan. Agen dari Ricardo Kaka itu juga sedikit membocorkan alasan kepindahan pemainnya tersebut ialah kesulitan finansial yang dialami Milan membuatnya harus bergabung dengan Real Madrid. Pun dengan Real Madrid yang selalu getol setiap tahunnya untuk memboyong Ricardo Kaka membuat AC Milan tak bisa menolak keinginan raksasa Liga Spanyol tersebut.

"Setiap tahun, Real Madrid menanyakan apakah Kaka bisa dibeli, (Franco) Baldini dan (Predrag) Mijatovic datang ke rumah saya untuk berbicara dan mereka bertemu ayah Kaka di sana," lanjutnya. "Kaka pun sejatinya tak ingin hengkang ke klub manapun dalam bursa transfer kala iti, dan ia selalu mengatakan hal yang sama bahwa ia sangat mencintai AC Milan,' tegasnya. Gaetano Paolillo pun mengingat bahwa momen terakhir saat Kaka bermain untuk AC Milan ialah di tahun 2009.

Pasca pertandingan selesai, Paolillo menghantarkan Kaka ke bandara untuk memperkuat Timnas Brasil saat itu. "Namun naasnya, saat semuanya selesai, AC Milan terpaksa menjualnya ke Real Madrid," terang sang agen. Selama membela Real Madrid di kancah Liga Spanyol, Kaka hanya sanggup mengemas 85 penampilan dan mencetak 23 gol serta 26 assist.

Sinar pemain yang terkenal religius tersebut meredup kala membela Los Galacticos. Cedera yang kerap ia alami membuat Kaka kurang memliki memori yang manis bagi tim yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu tersebut. Bukti kecintaan Ricardo Kaka kepada AC Milan ia buktikan setelah dilepas oleh Real Madrid.

Tepatnya di tahun 2013, Kaka yang pernah berseragam Timnas Brasil tersebut kembali ke publik San Siro Namun sayang, selama satu musim membela Rossoneri, Kakak gagal menunjukkan magisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *