Cintanya Tak Luntur, SBY Bocorkan Tiga Falsafah Hidupnya Bersama Mendiang Ani Yudhoyono

Kecintaan Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mendiang istrinya, Ani Yudhoyono tak diragukan lagi. Setelah Ani Yudhoyono meninggal dunia pada 1 Juni 2019 lalu, kecintaan SBY kepada Ani pun seakan tak luntur. Hal itu terlihat dari ungkapan ungkapan yang disampaikan SBY pasca meninggalnya Ani Yudhoyono.

Mengenang kembali mendiang istri tercinta, SBY membocorkan tiga falsafah hidup yang dianut dirinya dengan Ani Yudhoyono. Hal itu disampaikan oleh SBY melalu akun Instagram mendiang istrinya, @aniyudhoyono, Minggu (8/12/2019). Untuk diketahui, sebelumnya, SBY menyampaikan sejak 1 Desember lalu atau tepat setengah tahun berpulangnya Ani, akun Instagram Ani dipegang oleh dirinya dan keluarga.

Keputusan mengelola akun mendiang Ani sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada Ani. Kembali ketiga falsafah hidup yang dianut SBY dan Ani, Menurut SBY, tiga falsafah hiudp itu manis tetapi sering tidak mudah untuk dilakukan. Meski tak mudah, kata SBY, selalu ada jalan untuk mewujudkannya.

Tiga falsafah hidup itu yakni love, care and share. Menyertai unggahannya itu, SBY mengunggah foto enam tahun lalu saat SBY dan keluarga lengkapnya tengah bersantai. Masa indah “santai bersama keluarga” 6 tahun yang lalu. Sejak menikah, Ani dan saya menganut dan menjalankan falsafah hidup

“love, care and share”. Manis, tapi sering tak mudah. Namun selalu ada jalan untuk mewujudkannya. *SBY*," tulis SBY. Sebelumnya, SBY juga mengenang Ani dalam postingan sebelumnya. SBY mengenang saat saat penting dirinya bertemu dengan Ani Yudhono muda di kampus Taruna Akademi Militer Magelang.

Di tempat itulah lanjut SBY, cinta dirinya dengan Ani Yudhoyono bersemi. Momen itu terjadi pada tahun 1973. 1973, empat puluh enam tahun yang lalu, adalah tahun yang penuh kenangan. Saya dan Ani dipertemukan Tuhan di kampus Akademi Militer Magelang. Waktu itu saya taruna senior (tingkat 4) dan Ani mahasiswi kedokteran UKI Jakarta.

Di Lembah Tidar inilah kasih sayang kami berdua mulai bersemi, menembus dimensi ruang dan waktu, mengarungi perjalanan yang panjang dan berliku, hingga takdir memisahkan kami 6 bulan yang lalu. Rest in peace, Memo. Bawalah kenangan manis ini dalam kehidupanmu yang baru. *SBY* ," tulis SBY. SBY dan keluarganya memutuskan untuk mengelola akun Instagram mending Ani Yudhoyono. Keputusan itu disampaikan SBY pada 1 Desember 2019, tepat 6 bulan meninggalnya Ani Yudhoyono.

SBY mengumumkan itu lewat postingan di akun Instagram mendiang Ani Yudhoyono. Dalam postingannya tersebut, SBY juga mengenang dan mengungkapkan rasa cintanya yang abaddi pada Ani lewat lagu berjudul 'Seruling di Lembah Sunyi'. Berikut postingan SBY pada 1 Desember lalu:

Seruling di Lembah Sunyi untuk Istri Tercinta Teman teman followers yang baik,⁣ ⁣ Hari ini, 1 Desember 2019 ~ tepat setengah tahun berpulangnya istri tercinta Ani Yudhoyono. Kepergiannya meninggalkan duka dan rasa kehilangan yang amat dalam bagi saya dan keluarga. Saya tahu, para sahabat almarhumah juga merasakan kehilangan itu.⁣ ⁣ Melalui lagu "Seruling di Lembah Sunyi" ini saya ingin mengenang dan mengungkapkan rasa cinta saya yang abadi kepada sang belahan jiwa, yang kini berada di keabadiannya.⁣ ⁣ Sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada Ibu Ani, sejak hari ini, saya dan keluarga mengaktifkan kembali akun Instagram ini dengan nama "Ani Yudhoyono In Memoriam". Insya Allah, kami akan terus melestarikan dan menghidupkan berbagai nilai (values), pemikiran dan "legacy" almarhumah. Semoga ini semua dapat menghidupkan kenangan manis dan mengobati kerinduan kita kepada almarhumah Ani Yudhoyono.⁣ ⁣ Al Fatihah.⁣ ⁣ *SBY⁣*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *