Bioskop di DKI Jakarta Bakal Dibuka Lagi Apa Persiapan Pengelola

Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bakal segera membuka kembali bioskop dalam waktu dekat, disambut baik oleh pengusaha bioskop. Sebagaimana diketahui, sejak April 2020 bioskop ditutup seiring dengan kebijakan PSBB untuk menekan kasus Covid 19. Namun, Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) masih menunggu kepastian keputusan itu secara resmi lewat SK terkait kelanjutan PSBB Transisi yang akan dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta. Mengingat PSBB berakhir pada 27 Agustus 2020.

"Tentu kita berterima kasih, merespons itu kita mengambil langkah langkah yaitu menunggu dulu SK mengenai PSBB keluar, di dalam lampirannya itu apa saja sektor usaha yang diizinkan," ungkap Ketua GPBSI Djonny Sjafruddin dilansir Kompas.com, Kamis (27/8/2020). Ia menjelaskan, setelah SK keluar dan menyatakan bioskop menjadi salah satu yang kembali dibuka, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Pemprov DKI Jakarta. Ini dilakukan untuk mendiskusikan standar penerapan protokol kesehatan yang perlu diberlakukan di bioskop.

"Di situ kuncinya, jadi kalau belum ada itu (SK), kita mau gimana juga kan ketemunya," imbuh dia. Djonny memastikan, pengusaha telah bersiap mengenai protokol kesehatan, setelah berkali kali batal beroperasi kembali karena izin yang dicabut oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh sebab itu, persiapan inilah yang perlu didiskusikan dengan pemda. Di sisi lain, jika bioskop kembali dibuka, pengusaha juga perlu kepastian sistem pengawasan yang bakal diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Karena ini jadi tanggung jawab antaran pemda dan pengusaha untuk jangan sampai terjadi klaster penularan Covid 19. Jadi kita harus bicara dengan pemda, mungkin 1 2 hari setelah SK keluar," ungkapnya. Untuk diketahui, bioskop sudah berulang kali diberikan izin kembali beroperasi oleh Pemprov DKI Jakarta, tetap berulang kali pula izin dibatalkan. Ini seiring dengan kasus Covid 19 yang belum mereda. Seperti rencana pembukaan bioskop yang batal di 29 Juli 2020, begitu pula di masa PSBB 31 Juli 13 Agustus 2020. Termasuk, izin bioskop untuk bisa beroperasi di masa PSBB transisi 14 27 Agustus 2020 juga dibatalkan.

Djonny mengungkapkan, pihaknya memang telah berkomunikasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 mengenai potensi pembukaan kembali bioskop. Ini mencakup hasil penelitian mengenai penanganan dan pengelolaan kegiatan di dalam bioskop yang sudah dilakukan di berbagai negara. "Jadi yang dikhawatirkan penularan, saya bilang sekarang ini sudah ada studi dan hasilnya tidak main main, ini dari negara negara canggih semua, termasuk Jerman," ujar dia. Sebelumnya, rencana pembukaan bioskop disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pembahasan telah dilakukan bersama Satgas Penanganan Covid 19, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Jadi 47 negara saat ini kegiatan bioskop sudah berjalan seperti biasa. Bahkan di Korea Selatan, selama pandemi termasuk puncak pandemi mereka di sana bioskop tidak ditutup," kata dia dakan konferensi pers virtual, Rabu (26/8/2020). Ia mengatakan, pihaknya akan menyiapkan regulasi lengkap soal pembukaan kembali bioskop. Hal ini untuk memastikan pelaku usaha bisa membuka bioskop tanpa memberikan risiko yang besar bagi masyarakat. "Dalam waktu dekat ini kegiatan bioskop akan kembali dibuka. Dan protokol kesehatan akan ditegakkan lewat regulasi detil dan adanya pengawasan yang ketat," ucap Anies.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *