Begini Jawaban Nia Ramadhani Ditanya soal Minat Terjun menuju Dunia Politik oleh Sandiaga Uno

Nia Ramadhani mengaku tak tertarik untuk terjun ke dunia politikmeski lahir dari keluarga politisi. Hal itu diungkapkanNia Ramadhanidalam tayangan YouTube Sandiuno TV yang diunggah pada Rabu (5/8/2020). Di awal tayangan,Sandiaga Unobertanya apakah istriArdi Bakrieitu ada niat untuk meneruskan menjadi seorang politisi?

"Ada niat nggak Nia ke politik?" tanya Sandiaga. "Enggak, he he he," jawab Nia santai. Mendengar jawaban tersebut, Sandiaga Uno ikut tertawa.

Namun sang istri,Nur Asiajustu menggodanya. "Belum tau," timpalNur Asia. "Ha?" tanya Nia.

"Belum tau," ujarNur Asiasambil mengedipkan mata ke suami Nia. "Iya nggak tau, kalo nanti digerakkan oleh Tuhan, aku nggak tau juga," jawab Nia. "Mulai enak ya?" tanya Ardi padaNur Asia.

Menjawab pertanyaan Ardi,Nur Asiamemberikan argumentasinya. MenurutNur Asia, ada banyak hal yang bisa dilakukan lewat jalur politik. Salah satunya untuk membantu aksi kemanusiaan.

We never know. Kan politik itu sebetulnya tergantung niatnya." "Kalau kita mau nolong orang emang harus lewat politik ya why not? " jelasNur Asia. Ternyata ada alasan tersendiri yang membuat Nia enggan untuk menjadi seorang politisi.

"Betul. Sebelumnya tu aku dah sangat enggak." "Karena, karena menurut aku, ngeri aja gitu ngeliat orang, 'ni nggak tau yang mana temen yang mana enggak' sih," papar Nia. Meski telah menyampaikan alasannya, namun Nia tampak masih ragu.

"Tapi makin ke sini, ya nggak tau deh entar kalo…," "Eh jangan deh, nggak tau deh," lanjut Nia seraya merangkul langan suaminya. Melihat reaksi Nia itu,Nur Asialangsung tertawa terbahak bahak.

Senada dengan Nia, Ardi juga mengaku belum ada niatan untuk melanjutkan jejak sang ayah,Aburizal Bakrie. "Kalo Ardi, ada niatan nggak?" tanya Sandiaga. "Enggak, sampe sekarang belum ada niat," jawab Ardi tegas.

Dari jawaban Ardi tersebut, berarti belum ada generasi keduaAburizal Bakrieyang akan terjun ke dunia politik. Terlebih kedua anaknya yang lain juga memilih untuk menekuni bisnis daripada politik. "Jadi yang nerusin papah di generasi kedua belum ada ya?"

"Belum ada," jawab Ardi. "Belum ada sih, ya mudah mudahan adalah dari keluarga, tapi bukan saya," canda Ardi. Jawaban Ardi sontak membuat Sandiaga tertawa lepas.

Sandiaga lalu menceritakan nasihatAburizal Bakriepadanya. "Bang Ical bilang 'ya kalo di politik itu ya nggak boleh baperan lah, jangan bawa perasaan. Orang yang kita anggap teman ya bukan teman kita'," cerita Sandiaga. "Tuh kan serem kan," timpal Nia.

Lebih lanjut, Sandiaga membagikan pengalamannya selama terjun di dunia politik. Salah satu yang kerap terjadi adalah banyaknya teman yang menusuk dari belakang. Belajar dari hal itulah, kini Sandiaga selalu iklhas dalam membantu orang lain.

"Makannya kalo mau bantu itu ikhlas aja, jangan pamrih," kata Sandiaga. "Kadang kadang kalo di depan baik, terus tau tau.. itu kan serem," ujar Nia. "Nah itu yang paling ini, pertemanan yang bikin ketawan dia temen apa bukan nah itu di situ ketawannya," jelasNur Asia.

"Two face gitu?" timpal Ardi. "Nah iyaaa….," pungkasNur Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *