Akhmad Hadian Lukita Turut Pikirkan Nasib Wasit Saat Liga Ditunda Hingga Februari 2021

– Penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 jelas sangat berpengaruh bagi ekosistem di dalamnya. Selain pesepakbola, wasit yang jadi aktor penting dalam sepakbola juga terkena dampaknya. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita sangat menyadari dampak penundaan liga bakal berpengaruh sekali terhadap wasit Indonesia.

Untuk itu, ia coba memikiran solusi apa yang tepat untuk membuat wasit terbantu di saat liga ini belum juga bergulir. “Sejujurnya belum ada obrolan dengan wasit soal nasib mereka di penundaan kompetisi ini, tapi saya jadi pikiran saat di jogja awal Oktober,” kata Hadian, Selasa (10/11/2020). “Bukan hanya soal uang tapi juga beraktivitas menjadi wasit. Wasit sudah datang semangat. Terus liga gak jalan. saya nangis. Yang pertama saya pikirkan ya wasit. Harus mulai memikirkan ke arah sana. Ini ide bagus soal memperhatikan wasit,” sambungnya.

Lebih lanjut, Hadian juga melihat nasib para pemain. Ia tak bisa berbuat banyak lantaran hal itu kewenangannya ada pada masing masing klub. Bahkan, dalam surat PT LIB yang telah diedarkan ke klub klub Liga 1 itu disebutkan bahwa ketentuanmengenai hak dan kewajiban antara klub dengan pemain dan pelatih sebagai konsekuensi penundaan ini, akan dituangkan dalam surat keputusan PSSI yang akan segera ditertibkan. Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 diputuskan akan kembali digelar pada Februari mendatang mengingat sampai saat ini Kepolisian Republik Indonesia belum juga mengeluarkan izin keramaian.

Setelah diputuskan dihelat pada Februari 2021, kini PT LIB bekerja keras untuk mendapatkan restu dari Polri agar bisa dihelat awal tahun depan. Bahkan mereka kini tengah mengagendakan kembali melakukan audiensi dengan pihak Kepolisian. Kepolisian sendiri sebelumnya tak memberikan izin lantaran kasus Covid 19 di Indonesia masih tinggi dan akan ada Pilkada pada Desember mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *